Mini Gathering Penulis Elex Media #GathNovel (22 Agustus 2015)

Comments 26 Standar

20150822_131115 (Copy)

Kali ini aku akan sharing pada kalian tentang acara Mini Gathering Penulis Elex yang kuikuti tanggal 22 Agustus 2015 kemarin.

Sempat jadi trending topic di Twitter lho! Coba cek yaa live tweet-nya dengan hashtag #GathNovel

Acara ini adalah semacam temu jumpa antara para penulis novel Elex (yang selama ini hanya kenal di dunia maya atau hanya baca bukunya aja) dengan editor-editor mereka, juga dengan kru lainnya dari Penerbit Elex Media.

Tidak hanya itu. Di acara ini, aku juga disuguhi pencerahan tentang berbagai hal menarik dari kacamata retail dan industri penerbitan; online bookstore sebagai partner para penulis dan pembaca (pengenalan Gramedia.com); serta hubungan kerjasama antara novelis, komunitas, retail dan publisher (melalui portal baru milik Elex Media yakni Elexmedia.id).

undangan gathering novel EMK

Sebagian konten seminarnya pernah kutulis di akun Twitter-ku @NayaCorath dalam #NayaKultwit hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2015 (oh ya, aku mengadakan #NayaKultwit dengan berbagai topik menarik setiap jam 8 malam lhoo.. makanya jangan lupa follow Twitterku ya!).

Isi dari kultwit itu sebagai berikut:

  1. Hari ini aku ikut #GathNovel di kantor @elexmedia, semacam mini gathering u 30 penulis #Elex. #NayaKultwit

  2. Selain temu jumpa antara penulis & editor #Elex, di #GathNovel ini kita dpt pencerahan ttg dunia retail buku dan penerbitan. #NayaKultwit

  3. Tahukah kamu? Buku yg bru dtg ditaruh di bagian “New Arrival” selama rentang display 1 bulan. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  4. Tahukah kamu? Buku2 yg ditaruh di bagian “Best Seller” juga punya waktu display satu bulan. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  5. Buku “Recommended” -> Penulisnya terkenal / Judul2 bukunya si penulis udh banyak / lagi Trending Topic. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  6. Buku2 lain dipajang di rak biasa maks 3 atau 4-6 bulan. Kalo gak laku, buku bakal di-retur ke penerbit. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  7. Jadi, 3 bulan pertama adl masa2 penting utk promosi. Kalo ga laku, setelah 3 bln ga ada lagi di toko buku. #NayaKultwit #GathNovel #Elex

  8. Teman2 mau beli buku, jgn terlalu lama dr waktu launching, u/ support penulis spy bukunya tdk di-retur. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  9. Toko buku selalu kedatangan ratusan judul baru tiap bulannya, mknya masa display buku sbelumnya cuma 3 bln. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  10. Lebih dr 3 bln, buku ditaruh di gudang. Klo kita cari di toko buku, out of stock. Pdahal ada tpi di-retur. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  11. Dan di gudang besarnya, ada banyak banget buku, yg nilainya turun drastis dan bisa2 dibakar. Hiks. 😭 #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  12. Alternatif selling di toko buku, ada active selling, program sale khusus, talkshow. U/ningkatin penjualan. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  13. Active selling itu.. yg biasanya mba2 kasir suka nawarin buku, “Mau beli buku yg ini juga ngga mas?” #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  14. Program display khusus, misalnya ky klo ada event2, Valentine, atau bundling tema2 tertentu. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  15. Talkshow dg penulis di toko buku jg sering diadain utk ningkatin penjualan. Mis talkshow @radityadika #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  16. Selain lewat chanel distribusi Gramedia, buku2 #Elex juga didistribusikan di toko buku retail lain. #GathNovel #NayaKultwit

  17. Kontribusi sales di chanel lain ini juga cukup besar.. kira2 bisa 30% dr total penjualan. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  18. Selain itu, skrg juga sudah ada toko buku online yg bisa mewadahi penjualan buku2 lama. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  19. Jadi, buku2 yg di-retur tadi ada harapan utk bs dijual lgi, walau sudah tdk bs dipanjang di rak toko buku. #GathNovel #Elex #NayaKultwit

  20. Jadi teman-teman.. support penulis kalian ya dg cara lsgs beli buku2nya setelah launching! Okey? 😉 #GathNovel #Elex #NayaKultwit

Nah.. Mulai dari sini, aku akan tulis penjelasannya sebanyak yang aku ingat, alright? Kalau ada bagian yang ketinggalan atau ada yang tidak kalian mengerti, langsung balas aja di bagian comment blog di bawah ini, yaa..? Nanti bisa langsung aku jawab dengan penjelasan yang lebih panjang.. 😀

Here we go!

Acara sharing session ini dibagi menjadi tiga topik (bisa dilihat di gambar undangan di atas), yaitu:

  1. Retail & Publishing Industry Insight
  2. Online bookstore as author’s partner
  3. Let’s syncronize!

 

Retail & Publishing Industry Insight

Sesi ini adalah sesi sharing dari pihak toko buku Gramedia tentang apa yang mereka lihat dari penjualan sebuah buku dan bagaimana harapan mereka terhadap para penulis dalam industri penerbitan buku. (Pembicara: Mbak Indri dari Tb.Gramedia Pondok Gede dan Mas Yoyok dari Tb.Gramedia AEON)

Kultwit yang kutulis di atas..? Yup, kultwit itu membahas isi sesi ini.

20150822_100718 (Copy)

Mbak Indri mengawali dengan menampilkan Top 10 Books–Daftar Sepuluh Buku Terlaris di toko buku Gramedia pada bulan Juli 2015. Bisa lihat yah daftarnya? Yeaay! Nomer #1 nya Detective Conan. Favoritku! Hihihi. *jingkrak2

Lalu, mbak Indri melanjutkan dengan penjelasan.. apa sih yang disebut dengan NOVEL BESTSELLER itu? Gimana caranya supaya novel kita bisa bestseller?

20150822_101046 (Copy)

Kalau dilihat dari trend-nya, ternyata novel-novel bestseller itu rata-rata punya minimal salah satu dari lima elemen yang disebutkan berikut ini:

  1. Penulisnya sudah punya komunitas sendiri, atau memiliki banyak follower dan basis penggemar di sosial media, seperti Twitter, Instagram, dll;
  2. Buku yang diadaptasi jadi film atau sinetron juga biasanya langsung meledak jadi buku bestseller; (contohnya novel-novel Asma Nadia, Habiburahman El-Shirazy, Dee Dewi Lestari, dan buku biografinya mbak Alberthiene Endah)
  3. Penulisnya sudah pernah terkenal sebelumnya (biasanya memang dicari-cari penggemar yang sebelumnya) atau pernah bestseller dulu minimal sekali;
  4. Novel dari penulis yang karyanya sudah banyak; (contohnya Tere Liye)
  5. Novel yang ceritanya memang bagus;

Untuk yang poin nomor #5, ternyata tidak semua novel yang bagus itu laku di pasaran. Biasanya ini dialami oleh kebanyakan novel penulis pemula, padahal isinya bisa jadi sangat bagus. Oleh karena itu, berhubung faktor laku tidaknya buku di pasaran itu tidak cuma ditentukan oleh isinya saja, para penulis pun dihimbau untuk aktif mempromosikan karya-karyanya dan memiliki komunitas yang potensial untuk menjual karya-karyanya, karena itu akan meningkatkan peluang buku yang ditulis masuk ke dalam jajaran Best Seller di toko buku.

Lalu, apa sih definisi Best Seller bagi pihak toko buku Gramedia? 20150822_101332 (Copy)

Buku-buku bestseller yang ditata rapi di rak-rak “BESTSELLER” yang biasanya kita lihat di toko buku Gramedia itu, definisinya menurut pihak toko buku adalah buku-buku yang memiliki penjualan tertinggi berdasarkan value atau rupiah. Dengan kata lain, total akumulasi rupiah yang masuk ke kasir toko buku (bukan berapa jumlah bukunya).

Sebagai contoh, kalau buku A terjual sebanyak 100 eksemplar dan bernilai total Rp3.000.000, sedangkan buku B terjual sebanyak 50 eksemplar dan bernilai total Rp5.000.000, maka bagi toko buku, buku B-lah yang value-nya lebih tinggi daripada A dan lebih berpeluang masuk rak bestseller ketimbang buku A–walaupun A terjual lebih banyak.

Catatan Naya: Kalo gitu, nanti novelku kujual seharga 1 juta per buku aja kali yah..? Biar kejual lima tapi langsung masuk bestseller..Wkwkwk *tapi siapa yang mau beli xD

Pembahasan berikutnya yang tidak kalah menarik adalah tentang siklus buku di toko buku Gramedia.

20150822_101609 (Copy)

Buku-buku yang baru datang akan dipajang di rak “NEW ARRIVAL” dengan waktu display maksimal 1 bulan. Kalau ada di antara buku-buku ini yang ternyata memenuhi syarat BEST SELLER, maka buku yang beruntung tersebut akan di-naik-tahta-kan ke rak “BEST SELLER”, seperti pada gambar berikut.

20150822_101838 (Copy)

Di rak best seller ini, biasanya berisi 30-60 judul buku per floor display, dan waktu evaluasi displaynya juga sama, yaitu 1 bulan. Kalo 1 bulan berikutnya buku itu memenuhi syarat best seller lagi, dia akan terus nongkrong di sana. Kalau bulan berikutnya udah nggak best seller, maka buku itu akan dipindahkan ke rak biasa.

20150822_102148 (Copy)

Selain rak “BEST SELLER”, ada juga yang namanya rak “RECOMMENDED” (biasanya yang ada di display sisi samping rak sepanjang koridor utama, yang pertama kali kita liat pas lagi jalan-jalan nyari-nyari buku). Buku-buku yang dipanjang di rak ini biasanya dipertimbangkan berdasarkan tiga poin berikut:

  1. Penulisnya terkenal.
  2. Penulis yang judulnya sudah banyak.
  3. Buku yang lagi trending topic. (alias lagi hot dibahas)

Waktu display untuk rak “RECOMMENDED” ini adalah 1-3 bulan.

Lalu, bagaimana dengan buku-buku yang ada di rak-rak biasa?

20150822_102259 (Copy)

Pasca NEW ARRIVAL dan BEST SELLER, buku-buku yang nggak nongkrong di rak “NEW ARRIVAL” dan “BEST SELLER” lagi akan dipindahkan ke rak biasa. Waktu display untuk buku-buku ini adalah 3 sampai 4 atau 6 bulan.

Lalu, apa yang terjadi setelah 6 bulan? Dipindahkan ke mana lagi? Gudang.

Nah.. Di sinilah cerita sedihnya. Hiks. *air mata bombay*

Lewat dari 6 bulan, buku-buku yang tidak/kurang laku akan dikembalikan lagi ke pihak penerbit. Dengan kata lain, waktu maksimal kalian bisa melihat buku penulis idola kalian di nongkrong buku adalah hanya 6 BULAN saja setelah waktu launching buku pertama kali. Jadi, lebih dari 6 bulan, buku itu tidak akan ada lagi di toko buku.

Buku tersebut di-retur ke pihak penerbit dan ditaruh di gudang penerbit. Harga jualnya langsung jatuh dan lebih sulit didapatkan kembali/diakses oleh penulis maupun pembaca. Buat penulis yang tidak beruntung, bisa jadi ini adalah akhir dari masa hidup bukunya di dunia yang fana ini…. :'((

20150822_102803 (Copy)

Buku-buku yang menumpuk di gudang ini, somehow dibuatkan program-program penjualan khusus untuk menghabiskan stoknya, misalnya seperti program DISKON 50% atau CUCI GUDANG yang biasanya kalian lihat di mall-mall atau di pameran-pameran buku. Dan royalti untuk penulisnya juga tetap diambil dari 10-15% dari harga CUCI GUDANG ini (bukan dari harga buku awal), alias… kalau harga bukunya 40rb, harga cuci gudang 50%*40rb=20rb, maka royalti penulis cuma 10%*20rb=2 ribu perak per buku…. *kasihanilah hamba ya Tuhan :'((

Belum lagi harus dipotong pajak penghasilan 15% jadi 85%*2ribu perak = 1700 perak per buku. 

Huwaaa.. tegakah kalian membayar penulis yang kalian sayangi ini hanya 1700 perak untuk bukunya… :'(( *sakitnya tuh di sini, Mama.. *duitnya langsung habis buat beli tisu

Oh ya, hitung-hitungan royalti di atas tsb nggak ada dibahas di Mini Gathering Penulis Elex Media, itu catatanku dan curcolku aja hahaha.. Kalau kalian penasaran, pembahasan lebih lengkap tentang kecilnya apresiasi terhadap penulis di Indonesia bisa kalian baca di blognya mbak Triani Retno di TRIANIRETNO.COM.

Anyway, lanjut yang tadi..

Ada yang lebih sedih lagi daripada buku yang dijual di diskonan cuci gudang. Yaitu, buku yang nggak terjual (kira-kira dalam waktu evaluasi 1 tahun), ada kemungkinan akan dibakar.

*langsung meratap di pojokan*

*sunyi… senyap

(pingsan)

Okeh.. Sebelum aku tambah frustasi (wkwk), aku lanjutin dengan slide berikutnya ya. Ketika masih dalam masa aktif pajang buku di toko buku, ada beberapa cara lain yang dilakukan oleh pihak toko buku untuk meningkatkan penjualan buku-bukunya.

20150822_103000 (Copy)

Alternatif teknik penjualan tersebut antara lain:

  1. Active selling; (biasanya kayak pas mbak-mbak kasir suka nawarin, “Mas, mau beli buku yang ini juga nggak?” mbak kasirnya dapat insentif lho untuk setiap buku yang terjual lewat active selling..)
  2. Program display khusus (misalnya tema-tema tertentu, kayak Valentine, Ramadhan, dst..)
  3. Talkshow dengan penulis (misalnya talkshow dengan Andrea Hirata atau Raditya Dika di toko buku, dst..)

Bagaimana dengan trend penjualan buku-buku berjenis novel di toko buku Gramedia? Good news! Ternyata dari tahun ke tahun, trend-nya Nenaik terus! 😀

20150822_104909 (Copy)

Begitu pula dengan trend penjualan novel dari Penerbit Elex Media.

20150822_104950 (Copy)

Selanjutnya, aku permisi ke toilet dan nyangkut di sana agak lama, karena keasyikan ngobrol sama salah satu penulis, mbak Erin – RENI ERINA, tentang komunitas penulis CK yang didirikannya. Ini adalah komunitas penulis dan belajar menulis yang sudah memiliki basis lebih dari 15.000 penulis tersebar di seluruh Nusantara. *eh bener kan ya mbak?

Ketika aku balik lagi ke ruangan, editor (Mbak Afrianti) dan prolis/marketing (Mbak Intan) Elex Media sekarang yang menjadi pembicara di depan. Aku kayaknya ketinggalan cukup banyak, tapi intinya mereka menganjurkan para penulis untuk aktif berkomunikasi dengan para pembaca mereka, disertai dengan tips-tips melakukan interaksi via sosial media.

20150822_113141 (Copy)

20150822_113213 (Copy)

20150822_113334 (Copy)

 

Online Bookstore As Author’s Partner

Sesi sharing yang kedua ini diisi oleh pihak Gramedia.com (Pembicara: Mas Lemon), yang membahas tentang kerjasama antara toko buku online dengan para penulis dalam hal penjualan buku-buku di dunia online.

Di sini dibahas tentang trend pasar pembeli online di Indonesia, yang semakin lama semakin menunjukkan potensi yang sangat besar.

20150822_114438 (Copy)

Catatan Naya: Emang bener sih.. Di Indonesia, dewasa ini masyarakat udah semakin terbiasa belanja online, dan udah mulai trust sama yang namanya belanja online. Kalau dulu kan kita masih banyak yang takut-takut.. Nah. Kalian sendiri gimana? Pernah belanja online, kan? Gimana rasanya? Mudah, kan? 😀 Bahkan menjamurnya aplikasi GoJek aja udah menunjukkan trend masyarakat mulai percaya dan bergantung pada kemajuan teknologi dan internet. 😀

20150822_114526 (Copy)

Dalam lima tahun ke depan, online shop di Indonesia akan bertumbuh minimal 10 kali lipat daripada yang sekarang! WOWWW.

20150822_114617 (Copy)

Hasil riset online menunjukkan kalau 46% pembeli online cenderung akan membeli online lagi dalam 12 bulan ke depan. Di riset ini juga ditemukan bahwa 77% penjual online beralasan memilih menjual online karena ada sangat banyak orang yang membeli online. Bahkan, 46% orang Indonesia yang nggak pernah beli barang online seumur hidup aja, minimal bilang kalau mereka punya rencana pengen bisa beli barang online dalam 12 bulan ke depan.

Berikut ini contoh-contoh pemain toko online di Indonesia. Pasti sudah banyak yang kalian kenal, kan?

20150822_114624 (Copy)

Selanjutnya… Kita akan membahas toko buku online dari toko buku kesayangan kita. GRAMEDIA.COM

20150822_114651 (Copy2)

Ada beberapa slide yang menjelaskan tentang visi misi Gramedia.com ke depannya, karena sambil ngobrol sama tetangga, aku cuma sempat foto beberapa ini. Tapi cukup menjelaskan, kan? 😀

20150822_114656 (Copy)

Gramedia.com memiliki target untuk menjadi toko buku online terbesar di Asia Tenggara, dengan jumlah koleksi barang yang dijual sebanyak lebih dari 100.000 item, dan lebih dari satu juta pengunjung setiap bulan. *mari kita doakan, aamiin ya Rabb 😀

20150822_114751 (Copy)

Gramedia.com juga sedang menyiapkan warehouse/gudang sendiri. Mirip kayak Amazon.com yang juga punya gudang sendiri untuk barang-barang yang dijual online di website mereka. Serta ke depannya juga akan ada Call Center.

20150822_114917 (Copy)

Kalian bisa beli buku online di Gramedia.com ini. Banyak diskon, kadang-kadang di waktu-waktu tertentu juga ada potongan harga khusus.

20150822_115920 (Copy)

*btw.. ini kenapa aku jadi promosi terus yak..? Hehehe. Saya nggak dibayar untuk promosi kok, kak… :3

Intinya, rekan-rekan penulis bisa bekerjasama dengan toko buku online (khususnya Gramedia.com) untuk menyediakan buku-buku mereka agar bisa diakses oleh para pembacanya, dari seluruh penjuru Indonesia. Jadi, kalau misalnya di toko buku sudah tidak ada, atau males ke toko buku ribet pengen klak-klik langsung anter, kita bisa merekomendasikan buku kita untuk dibeli via e-bookstore/toko buku online.

Toko buku online ini juga adalah solusi bagi masalah yang tadi kita bahas di atas di sesi pertama, soal siklus hidup buku di toko buku fisik yang terlalu pendek (hanya 6 bulan). Jika buku dipajang di toko buku online, maka buku ini bisa diakses oleh pembeli dan pembaca selamanya (selama lagi ada stok), tidak lagi harus digusur oleh evolusi alam. :'((

Tidak ada lagi yang harus meratap di pojokan, atau jongkok cantik di samping lemari sambil nonton film Spongebob… :'((

Catatan Naya: Iya.. iya… ini lagi berusaha keras buat nulis serius. Ampun.

Oh ya, satu lagi. Ke depannya, Gramedia.com juga berencana untuk mengadakan program kerjasama dengan toko buku Gramedia. Jadi gini. Misalnya nih, kita lagi jalan-jalan di toko buku Gramedia, nyari novel ETERNAL FLAME karangan Naya Corath dkk, eh gak taunya dicari-cari gak ada… Nah, kita bisa request sama petugas toko buku Gramedia untuk pesan online, di situ, saat itu juga. Jadi, orang Gramedianya bakal buka aplikasi untuk mesan novel ETERNAL FLAME via Gramedia.com, kita bayar langsung ke kasir, dapet struk pembelian, nanti bukunya bisa kita ambil janjian misalnya mau diambil berapa hari lagi di situ. Atau bisa juga minta tolong diantar langsung ke rumah. Enak kan? Hehehe.

 

Let’s Synchronize!

Sesi ketiga ini diisi oleh tim teknis IT (Mas Yodha) dan marketing (Mas Edgar) dari Penerbit Elex Media, yang menjelaskan tenang pentingnya website Elexmedia.id bagi rekan-rekan pembaca dan penulis.

Tunggu dulu. Apa itu Elexmedia.id?

Picture1

Elexmedia.id adalah portal baru miliki Elex Media yang menyajikan daftar informasi terbaru tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Elex Media. Buku-buku terbaru? Komik keluaran terbaru? Penulis-penulis Elex? Forum-forum ngobrol dengan penulis-penulis Elex? Baca tulisannya penulis Elex? Kalian bisa lakukan itu semua di website ini.. Gratis! (malah ada hadiahnya, buat yang berhasil ngumpulin poin, bisa ditukar sama merchandise tertentu)

Secara umum, fitur-fitur di website ini adalah penggabungan dari kekuatan sosial media (iya, kalian bisa update status di sana, add friend, dkk) dan kekuatan forum dan komunitas (bisa ngobrol di thread, di grup-grup), juga kekuatan informasi (menampilkan berita-berita terbaru tentang dunia buku di penerbit Elex Media).

Jadi, jangan lupa daftar dan berpartisipasi di portal ini ya! Terbuka untuk umum, baik pembaca maupun penulis, gratis.. Ya, gratis. Mau ditulis berapa kali lagi soal gratis? Hehehe. 😛

Honestly, aku nggak banyak foto-foto layar presentasi di sesi ini, karena kebanyakan moto selfie sama moto-motoin orang-orang yang duduk di belakangku. (iya, aku duduk paling depan)

20150822_121801 (Copy)

Aku udah daftar lho! Kalian daftar juga yaa…. Jangan lupa add aku as friend kalian yaah, aku temannya baru 9 nih.. hiks….. 😥

Picture2

Buat teman-teman pembaca novel blog seri Friday’s Spot: JULIE LIGHT & KELAS PRANCIS, di portal ini aku juga mem-publish teaser dari novelku berikutnya….. Prekuel dari Friday’s Spot Julie Light dan Kelas Prancis.

Alias.. ini terjadi sebelum Julie bersekolah di Nimberland.. SEBELUM Julie ketemu sama The Lady Witches dan Richard!

Yup!

Ini novel yang setting-nya kubikin ketika Julie Light masih SMP, di Springbutter Middle School. Ada Jessie dan Kayla, tenang aja. Hehehe. Mereka kan sahabatan  dari SMP. Di novel ini aku juga akan lebih lepas menuliskan kebadungan-kebadungan Julie di masa SMP-nya, yang jelas-jelas lebih parah daripada jaman SMA di Nimberland. Penasaran? Penasaran? Coba intip di ElexMedia.id yaa.

Emm. Oh ya. Bahkan teaser itu nggak aku publish di blog ini lho. Cuman di website Elexmedia.id aja…. Kalian gak akan temukan di tempat lain. (kenapa yah? aku juga gak tau.)

Silakan baca di sini yah! FRIDAY’S SPOT: PENGACAU DI SPRINGBUTTER

Picture3

Prekuel dari dunia Friday’s Spot: Julie Light dan Kelas Prancis

Oke. Sekian dulu postinganku kali ini. Last but not the least, aku mau pamer foto bareng editorku dan tim penulis kesayanganku di novel ETERNAL FLAME.

20150822_131631 (Copy)

Dan pamer dapet buku “Wedding Rush” dari Elex Media, bukunya penulis novel bestseller Jenny Thalia Faurine, yang pas banget duduk di belakangku, trus langsung aku minta tanda tangan dan foto barengnya, hehehe..

20150822_140513 (Copy)

Kalian tahu kan aku tinggi? (eh, tau nggak ya? hehehe).. Ini pertama kalinya aku harus foto setengah jongkok sama Jenny untuk mengimbangi tinggi mereka berdua…

*oknum –> Kristina Yovita dan Nurisya Febrianti.

20150822_140641 (Copy)

Oh ya, ulasan tentang acara Mini Gathering Penulis Elex Media ini juga ditulis oleh Nurisya Febrianti di blognya, dengan perspektifnya yang pasti beda dari aku.. Hehehe.. Dia bakal membahas beberapa hal di belakang layar yang tidak aku bahas di blog ini. Yuk, klik dan baca tulisannya di sini! 

Review ini juga ditulis oleh penulis novel Arumi E. di blognya (duduk dua baris di belakangku di acara Mini Gathering ini).. Yuk, klik dan baca tulisannya di sini! 

Kesimpulan utama yang bisa kuambil dari mini gathering ini adalah sebagai berikut:

  1. Ternyata banyak banget rekan penulis yang bahkan belum pernah tatap muka sama editornya (baru kenal saat itu juga).
  2. Apalagi dengan sesama rekan penulis, lebih belum pernah lagi. Misalnya, aku kenal Pretty Wuisan cukup lama di dunia maya, tapi baru kali itu ketemu langsung dan akhirnya ngobrol panjang setelah sesi seminar berakhir.
  3. Teman-teman, kalau kalian sayang sama penulis kalian, mohon support mereka yaa dengan cara langsung membeli buku mereka yang baru launching, saat itu juga. Jangan tunggu besok, bulan depan, dua bulan lagi, apalagi tahun depan. Hiks. Tanpa dukungan kalian, buku itu akan langsung menghilang dari peredaran. Maksimal 6 bulan. Bisa jadi cuma 3 bulan bertahan di toko buku. Jadi, jangan ditunda-tunda yah.. :'((( *sedih
  4. Penulis harus aktif berkomunikasi dengan basis pembacanya dan membina hubungan baik. Penulis yang rajin berpromosi memiliki pengaruh yang sangat besar bagi penjualan buku-buku mereka di pasaran.
  5. Penulis, pembaca, pihak penerbit, toko buku, dan retail.. Kita semua bisa saling bekerjasama membangkitkan dunia buku dan dunia baca di Indonesia. Kita harus saling support, saling mendukung, gak boleh pelit, saling mempromosikan, saling ngobrol, sharing-sharing.. Pokoknya jangan pelit yaa.. Hehehe. Ini aja di blog-ku udah berapa oknum nih yang aku promosiin gratis.. Wkwkwk. xD
  6. Bersama-sama kita bisa berjuang mencapai Indonesia cerdas yang lebih bahagia. HIDUP MEMBACA!!! DAN MENULIS!!!!
  7. Overall, ini acara keren banget. Salut buat panitianyaa.. teman-teman dari Elex Media. Sangat bermanfaat banget, banget, banget dan super menyenangkan! *maaf saya agak alay ^^x.. Harapan dari kita semua, semoga acara keren ini bisa diadain sering-sering yaa… ^_^ *aamiiiinn

Sekian dan terima kasih.

 

CATATAN AKHIR NAYA: Teman-teman, aku mohon komentarnya yaa untuk setiap postingan yang kulakukan. Apakah kalian suka? Apakah bermanfaat? Apakah ada yang perlu diperbaiki dari tulisanku? Aku ingin tahu apa yang kalian pikirkan. 😀 Apakah ada pertanyaan? Apakah tulisanku terlalu panjang/terlalu pendek? Apakah terlalu banyak gambar? Biarkan aku tahu, supaya aku tambah semangat menulis lagi untuk kalian.. Okeyy? Hehehe. Terima kasih! ^_^

Iklan

26 thoughts on “Mini Gathering Penulis Elex Media #GathNovel (22 Agustus 2015)

  1. Ini keren kk… pengen ikut juga gath beginian, syg blm ada wktnya suka gk sempet.. uhuu… semangat update trus kak, sekalian bagi2 pengalaman nulisnya 😀

  2. Bukan penulis novel kak.. haha.. sekedar hobi di waktu kosong… ada keinginan mau buat tpi ya gitu, moodnya suka ngilang 😀

    • Hehehe semangatt nulisnya dong… ^_^

      Oh ya, bulan depan ada Kelas Menulis-nya Raditya Dika, lho.. Kamu mau ikut? 😀

      • Hehehe makasih kak… di mana hayooooo? Kalo jaraknya dekat bisa kejangkau posisi aku di medan nih kak 😀 hihi… disini jarang bgt gath begitu ..

  3. Yuuuuk, dukung kami agar terus berkarya. Nunggu obral untuk beli buku kami = melemahkan semangat dan kantong kami 😞 Buat yg belum tahu, beneran loh, royalti penulis banyak yg di bawah UMR.

    Naya, makasih ya. Reportasenya keren. Enak bacanya walau berkali-kali narik napas panjang dan elus dada kucing pas baca siklus di toko buku….. *mojok bareng Naya, trus ikutan nangis cantik. Ingat, kita harus tetap cantik….*

  4. Bahkan buruh aja lebih banyak fasilitasnya daripada penulis ya mbak… *__* (berkaca-kaca, teringat tulisannya mbak Retno tentang petisi untuk nasib penulis yg lebih baik.

    Di bawah UMR, dipotong pajak, lebih dipotong lagi kalau gak punya NPWP, dipotong harga buku cuci gudang… yaah..??

    *nangis bombay*
    *mojok cantik bareng mba Triani Retno*

    Anyway.. aku jadi punya visi baru nih. Kayaknya keren kalau kita punya Hari Penulis Nasional. Setuju?? 😀 *eh, udah ada belum yah*

  5. Hebat Nay, dikupas tuntas! ijin share link ini yak, Ada fotonya pula. Tks Nay, emang kalo masalah dokumensi dan reportase lo jagonya deh. Mini Gatheing kemarin itu berkesan banget, banyak hal yang selama ini gw nggak tahu, dibahas di sana. Dunia menulis ternyata nggak sekedar : gw dan naskah gw, tapi ternyata banyak hal dan pihak yang terkait kalo kita mau terjun ke dunia menulis profesional. Ini ngebantu banget Nay, bagi kita-kita penulis yang mau karyanya nggak sekedar nongkrong di harddisk.

    • Betul betul.. Makasih yaa mbak Key udah menyempatkan diri untuk mampir dan kasih komen.. 😀

      Banyak banget hal tentang dunia penerbitan buku yang masih perlu kita pelajari lagi.. 😀 kayak istilahnya mba Key, tulisan kita adalah “anak kita”.. Sebagai ibu yang baik, kita sebaiknya tahu siapa yang merawat anak kita di luar sana, dan kalo perlu ikut berkontribusi membesarkannya.. Jangan taunya cuma ngelahirin doang, hehehe.. ^_^

      Mudah-mudahan kita bisa ikut acara2 kayak gini lagi ya mbak Key! 😉 bareng temen2 penulis yg lain juga

    • Mba Key, salam kenal (eh..kenalan numpang di blog org gpp ya…hehe, #maksa.com)
      Sy sempat sebentar mengikuti karya mba yg berjudul Antara Ada dan Tiada melalui portalnovel. Tp sygnya situsnya sdh nggak bs di akses lg skrg. Kecewa deh…padahal lg gemes2 nya krn penasaran…huahua #nangisbombay.
      Kalau pengen tahu kelanjutannya bisa lihat di mn ya mba… plissss kasih tahu dong biar gak tambah jerawatan krn penasaran.

      Dan buat mba Nay..
      Sy suka ngikutin serial Julie Light. Gaya berceritanya menyenangkan, segar dan kocak. Semangat terus nulisnya ya…. smg updatenya nggak terlalu lama #edisi kepo hub julie dan cathy.
      Ditunggu karya lainnya.

      • Terima kasih Eliemmanote 😀
        Hehehe, nggak papa kok.. Kalo nggak salah ingat, “Antara Ada dan Tiada” sudah dicetak jadi versi buku. Coba cek ke mbak Key langsung yaa (mampir ke blognya sekalian di kristinayovita.blogspot.com)

        Salam kenal! 😀

  6. Yippieee~~ blogku dipromosiin mba naya! ^^ *blepoook
    Hehehe mantaaaaap (y) lengkap banget mba nay, runut, pokoknya berasa baca artikel yg ditulis wartawan senior *tepuk tangan* ada niat mau pindah lapak mba nay? atau ini bakat? (awas jangan terbang :p)

    • Wahahah… ini dia tim lebayy udah datang!! xD

      Kalo mau pindah lapak, aku pindah lapak ke mana cobaa…. :p *bentar2.. numpang geer dulu… xD

  7. Permisi kak naya, aku penasaran banget blog series itu apa yah? Sama kayak cerpen bersambung gitu yah? Itu kerjasama elex jg yah? Gimana caranya? Hehehe banyak nanya, semoga ga kapok 🙂

    • Halo Indah. 😀

      Jangan bingung yah.. blog series itu istilah ciptaan yang kubikin sendiri. Hehehe. Gak ada hubungannya kok sama Elex.

      Seri itu maksudnya dunia fiksi yang aku bikin. Saat ini, dunia fiksi yang aku sharing di blog ini adalah seri Friday’s Spot, yaitu dunianya Julie Light dan kawan-kawan.

      Di masa depan nanti (mungkin seratus tahun lagi, hehe) aku juga membuat seri-seri yang lain. Dengan kata lain, cerita selain dunia Julie Light. Kemungkinan seri terbaru ini akan aku munculkan tahun depan, setelah seri Friday’s Spot: Julie Light dan Kelas Prancis tamat di blog.

      Oh ya, Julie Light dan Kelas Prancis itu hanya salah satu judul dari seri Friday’s Spot. Aku udah menyiapkan sekitar tiga judul lagi di seri Friday’s Spot–dunianya Julie Light.

      Tapi yah itu.. sepertinya aku harus menambah kecepatan menulisku. Hehehe. 😀 Selama ini aku nulisnya memang mode terlalu santai. ^_^

      Terima kasih ya pertanyaannya. Semoga menjawab. ^_^

  8. Wooowww… keren banget Naya. Detaiiiiil banget laporannya. Beberapa bagian yang aku lupa jadi ingat lagi. Penting banget informasi di sini diketahui penulis dan calon penulis ^_^

  9. Info nya bermanfaat bnget, mkasih kakak.
    Butuh bimbingan dan pencerahan buat serius jd penulis ini. Ada yg mau? Q pemula yg udah di tolak tulisan ku sama 2 penerbit. Ini lg kerja keras bnget buat nulis dengan judul yg beda. Ada yg mau aku ajal sharing? Help
    Yg bersedia berteman dan aku repotkan dengan pertanyaan2 seputar tulisan mohon kontak via line : irasulistiana atau email irasulistia@ rocketmail.com..
    Trimkasih

    • Halo Ira ! ^_^

      Kebetulan di Facebook pun sudah banyak grup kepenulisan yang membimbing para penulis pemula maupun senior untuk saling sharing tentang dunia kepenulisan. Salah satunya grup “Curhat Calon Penulis Beken” asuhannya mbak Triani Retno. Di sana banyak pertanyaanmu yang bisa terjawab dengan baik dengan lengkap oleh teman-teman penulis yang sudah banyak pengalamannya. Coba gabung di sana ya, aku juga ada di sana kok. ^_^

  10. Well, akhirnya ngasih komen di sini. Senang, bertemu langsung dgn Mba Naya. Senang jg jadi bagian #GathNovel kali ini
    Setuju banget sama Mbak Arumi. Lengkap bingit. Hehehe. Keren. Aku nulis sih tapi masih di draft. Hikssss. Nanti aku selesaikan deh. Nyontek di sini ya hahahah. Tenang, aku masukin sumbernya kok nanti. Hohoho. Tetap semangat dan berkarya 🙂

  11. Kereen nay..dan detail banget informasinya..ditambahin curcol2 yg bikin lbh asik bacanya..hehehe..terus berkarya yaa dan sukses utk penulisan bukunya..Amiiin..

Komentar kamu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s